Susa
Deskripsi
Susa disebutkan dalam tulisan-tulisan Alkitab Ibrani, terutama dalam Kitab Ester [Est 1:2 ; Est 1:5 ; Est 2:3 ; Est 2:5 ; Est 2:8 ; Est 3:15 ; Est 4:8 ; Est 4:16 ; Est 8:14 -15; Est 9:6 ; Est 9:11 -15; Est 9:18 ], tetapi juga dalam kitab Nehemia dan Daniel. Daniel dan Nehemia tinggal di Susa selama periode kekuasaan Kekaisaran Persia atas orang Yahudi pada abad ke-6 SM. Ester menjadi ratu di sini dan menyelamatkan orang Yahudi dari genosida. Di daerah ini, terdapat makam yang diyakini milik Daniel, dikenal sebagai Shush-Daniel. Makam ini dihiasi dengan kerucut yang tidak biasa terbuat dari batu putih, yang tidak teratur maupun simetris.
tautan
Street View
artefak
Kodeks Hammurabi
Kodeks Hammurabi adalah teks hukum Babilonia yang disusun selama tahun 1755–1750 SM. Ini adalah teks hukum terpanjang, terorganisir dengan baik, dan terpelihara dengan baik dari Timur Dekat kuno. Teks ini ditulis dalam dialek Babilonia Kuno dari Akkadia, yang konon oleh Hammurabi, raja keenam dari Dinasti Pertama Babilonia. Salinan utama teks ini terukir pada sebuah stele basalt setinggi 2,25 m (7 ft 4+1/2 in).
Stele ini ditemukan kembali pada tahun 1901 di situs Susa di Iran saat ini, di mana ia dibawa sebagai barang rampasan enam ratus tahun setelah pembuatannya. Teks itu sendiri disalin dan dipelajari oleh juru tulis Mesopotamia selama lebih dari satu milenium. Stele ini sekarang berada di Museum Louvre.
Bagian atas stele menampilkan gambar relief Hammurabi dengan Shamash, dewa matahari Babilonia dan dewa keadilan. Di bawah relief terdapat sekitar 4.130 baris teks kuneiform: seperlima berisi prolog dan epilog dalam gaya puitis, sedangkan empat perlima sisanya berisi apa yang umumnya disebut hukum. Dalam prolog, Hammurabi mengklaim telah diberikan kekuasaannya oleh para dewa "untuk mencegah yang kuat menindas yang lemah". Hukum-hukum tersebut bersifat kasuistik, dinyatakan sebagai kalimat bersyarat "jika ... maka". Ruang lingkupnya luas, termasuk, misalnya, hukum pidana, hukum keluarga, hukum properti, dan hukum komersial.
Para sarjana modern menanggapi Kodeks ini dengan kekaguman atas keadilannya yang dianggap dan penghormatannya terhadap aturan hukum, serta kompleksitas masyarakat Babilonia Kuno. Ada juga banyak diskusi tentang pengaruhnya terhadap Hukum Musa. Para sarjana dengan cepat mengidentifikasi lex talionis—prinsip "mata ganti mata"—yang mendasari kedua koleksi tersebut. Perdebatan di antara para Asiriologis sejak saat itu berpusat pada beberapa aspek Kodeks: tujuannya, prinsip-prinsip dasarnya, bahasanya, dan hubungannya dengan koleksi hukum sebelumnya dan sesudahnya.
Terlepas dari ketidakpastian seputar masalah ini, Hammurabi dianggap di luar Asiriologi sebagai tokoh penting dalam sejarah hukum dan dokumen ini sebagai kode hukum yang sebenarnya. Gedung Capitol AS memiliki potret relief Hammurabi bersama dengan para pembuat hukum bersejarah lainnya. Ada replika stele ini di berbagai institusi, termasuk markas besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kota New York dan Museum Pergamon di Berlin.
Wikipedia
Peta
informasi dari kamus
Shushan
a lily, the Susa of Greek and Roman writers, once the capital of Elam. It lay in the uplands of Susiana, on the east of the Tigris, about 150 miles to the north of the head of the Persian Gulf. It is the modern Shush, on the northwest of Shuster. Once a magnificent city, it is now an immense mass of ruins. Here Daniel saw one of his visions (Dan 8:1 etc.); and here also Nehemiah (Neh 1:1 ) began his public life. Most of the events recorded in the Book of Esther took place here. Modern explorers have brought to light numerous relics, and the ground-plan of the splendid palace of Shushan, one of the residences of the great king, together with numerous specimens of ancient art, which illustrate the statements of Scripture regarding it (Dan 8:2 ). The great hall of this palace (Esther 1:1etc.) "consisted of several magnificent groups of columns, together with a frontage of 343 feet 9 inches, and a depth of 244 feet. These groups were arranged into a central phalanx of thirty-six columns (six rows of six each), flanked on the west, north, and east by an equal number, disposed in double rows of six each, and distant from them 64 feet 2 inches." The inscriptions on the ruins represent that the palace was founded by Darius and completed by Artaxerxes.
EBD - Easton's Bible Dictionary